Kalimat pendefinisian, atau disebut juga dengan kalimat definisi, adalah kalimat yang digunakan untuk menjelaskan atau mendefinisikan suatu konsep, objek, atau istilah tertentu. Kalimat pendefinisian digunakan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas dan konkret mengenai suatu konsep atau istilah yang mungkin belum familiar bagi pembaca atau pendengar.
Kalimat pendefinisian biasanya digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam tulisan ilmiah, kamus, ensiklopedia, atau dokumen teknis. Tujuan utama dari kalimat pendefinisian adalah untuk memberikan gambaran yang jelas dan akurat mengenai suatu konsep atau istilah yang dijelaskan. Beberapa ciri khas dari kalimat pendefinisian antara lain:
1. Menggunakan kata-kata yang spesifik dan akurat
Kalimat pendefinisian menggunakan kata-kata yang spesifik dan akurat untuk menjelaskan konsep atau istilah yang didefinisikan. Kata-kata yang digunakan harus dapat menggambarkan esensi atau karakteristik inti dari konsep atau istilah tersebut.
Contoh: ‘Budaya adalah sekumpulan nilai-nilai, norma, kepercayaan, dan tradisi yang dianut oleh suatu kelompok masyarakat dalam suatu wilayah atau waktu tertentu.’
Dalam contoh di atas, kata-kata seperti ‘nilai-nilai’, ‘norma’, ‘kepercayaan’, dan ‘tradisi’ digunakan untuk menjelaskan konsep budaya dengan kata-kata yang spesifik dan akurat.
2. Menggunakan kalimat yang singkat dan jelas
Kalimat pendefinisian cenderung singkat dan jelas, sehingga mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar. Penggunaan kalimat yang panjang dan rumit dapat membingungkan dan mengurangi kejelasan dalam pendefinisian konsep atau istilah.
Contoh: ‘Sistem pencernaan adalah proses biologis di dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk mengolah makanan menjadi zat-zat yang dapat diserap oleh tubuh.’
Dalam contoh di atas, kalimat pendefinisian digunakan dengan singkat dan jelas untuk menjelaskan konsep sistem pencernaan.
3. Menyajikan informasi secara obyektif
Kalimat pendefinisian harus bersifat obyektif dan tidak mengandung opini atau sudut pandang pribadi. Pendefinisian harus didasarkan pada fakta atau informasi yang dapat diverifikasi.
Contoh: ‘Demokrasi adalah sistem pemerintahan di mana kekuasaan politik berada di tangan rakyat atau warga negara, yang dilakukan melalui pemilihan umum dan pengambilan keputusan berdasarkan mayoritas.’
Dalam contoh di atas, kalimat pendefinisian menggunakan kata-kata yang objektif untuk menggambarkan konsep demokrasi secara obyektif.
4. Menghindari pengulangan atau bersifat eksklusif
Kalimat pendefinisian sebaiknya menghindari pengulangan atau bersifat eksklusif, sehingga dapat mencakup cakupan yang lebih luas atau konsep yang lebih umum.
Contoh: ‘Bioteknologi adalah aplikasi ilmu pengetah
Minggu, 13 Agustus 2023
Apa Itu Kalimat Pendefinisian
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
-
▼
2023
(2220)
-
▼
Agustus
(744)
- Apa Yang Dimaksud Terpentin
- Apa Yang Dimaksud Termonuklir
- Apa Yang Dimaksud Teratogenik
- Apa Yang Dimaksud Supervisi
- Apa Yang Dimaksud Sudut Tumpul
- Apa Yang Dimaksud Sosialita
- Apa Yang Dimaksud Sirkumsisi
- Apa Yang Dimaksud Sinektika
- Apa Yang Dimaksud Semenjana
- Apa Yang Dimaksud Sembahyang
- Apa Yang Dimaksud Rotasinya
- Apa Yang Dimaksud Renaisans
- Apa Yang Dimaksud Puasa Kafarat
- Apa Yang Dimaksud Proletarisasi
- Apa Yang Dimaksud Prinsipil
- Apa Yang Dimaksud Prasarana
- Apa Yang Dimaksud Pertahankan
- Apa Yang Dimaksud Periodontal
- Apa Yang Dimaksud Perihelion
- Apa Yang Dimaksud Penyosohan
- Apa Yang Dimaksud Penunjaman
- Apa Yang Dimaksud Pengintai
- Apa Yang Dimaksud Penggalan
- Apa Yang Dimaksud Pengepakan
- Apa Yang Dimaksud Pengentasan
- Apa Yang Dimaksud Pengarahan
- Apa Yang Dimaksud Penanjakan
- Apa Yang Dimaksud Pemugaran
- Apa Yang Dimaksud Pemrograman
- Apa Yang Dimaksud Pembulatan
- Apa Yang Dimaksud Pecundang
- Apa Yang Dimaksud Pascasarjana
- Apa Yang Dimaksud Pancawarna
- Apa Yang Dimaksud Pancasona
- Apa Yang Dimaksud Orang-Orangan
- Apa Yang Dimaksud Ogah-Ogahan
- Apa Yang Dimaksud Nyeselkan
- Apa Yang Dimaksud Nonpolitik
- Apa Yang Dimaksud Neofeodalisme
- Apa Yang Dimaksud Nefrolitiasis
- Apa Yang Dimaksud Nasionalisasi De Javasche Bank
- Apa Yang Dimaksud Mukositis
- Apa Yang Dimaksud Mineralisasi
- Apa Yang Dimaksud Miksedema
- Apa Yang Dimaksud Merajalela
- Apa Yang Dimaksud Menyuplai
- Apa Yang Dimaksud Menyelimuti
- Apa Yang Dimaksud Menodongkan
- Apa Yang Dimaksud Menobatkan
- Apa Yang Dimaksud Menjajaki
- Apa Yang Dimaksud Mengerang
- Apa Yang Dimaksud Mengental
- Apa Yang Dimaksud Mengebiri
- Apa Yang Dimaksud Menganulir
- Apa Yang Dimaksud Menengadah
- Apa Yang Dimaksud Mendribel
- Apa Yang Dimaksud Mendalilkan
- Apa Yang Dimaksud Mencurahkan
- Apa Yang Dimaksud Memuakkan
- Apa Yang Dimaksud Memfilter
- Apa Yang Dimaksud Melontarkan
- Apa Yang Dimaksud Megapolitan
- Apa Yang Dimaksud Maturitas
- Apa Yang Dimaksud Mandat
- Apa Yang Dimaksud Malabsorbsi
- Apa Yang Dimaksud Loyalitas
- Apa Yang Dimaksud Longtorso
- Apa Yang Dimaksud Kronologis
- Apa Yang Dimaksud Konstatasi
- Apa Yang Dimaksud Konservatif
- Apa Yang Dimaksud Konosemen
- Apa Yang Dimaksud Konfederasi
- Apa Yang Dimaksud Kompanyon
- Apa Yang Dimaksud Komersial
- Apa Yang Dimaksud Kolinergik
- Apa Yang Dimaksud Ketepatan
- Apa Yang Dimaksud Kesultanan
- Apa Yang Dimaksud Kesepahaman
- Apa Yang Dimaksud Keruwetan
- Apa Yang Dimaksud Keretakan
- Apa Yang Dimaksud Kenistaan
- Apa Yang Dimaksud Kelap-Kelip
- Apa Yang Dimaksud Kekaryaan
- Apa Yang Dimaksud Keandalan
- Apa Yang Dimaksud Kaum Dahriah
- Apa Yang Dimaksud Kata Plosif
- Apa Yang Dimaksud Intoksikasi
- Apa Yang Dimaksud Interupsi
- Apa Yang Dimaksud Interdiksi
- Apa Yang Dimaksud Inkarnasi
- Apa Yang Dimaksud Impotensi
- Apa Yang Dimaksud Importasi
- Apa Yang Dimaksud Idpel Listrik
- Apa Yang Dimaksud Ibid Dalam Catatan Kaki Pada Sua...
- Apa Yang Dimaksud Hysteresis
- Apa Yang Dimaksud Humifikasi
- Apa Yang Dimaksud Humidifikasi
- Apa Yang Dimaksud Histokimia
- Apa Yang Dimaksud Hipoglikemia
- Apa Yang Dimaksud Hipermetropia
-
▼
Agustus
(744)