Perencanaan indikatif adalah sebuah metode perencanaan yang digunakan dalam pengembangan program dan kebijakan publik. Dalam perencanaan indikatif, tujuan dan target jangka panjang ditetapkan, lalu dilakukan analisis terhadap sumber daya dan kendala yang ada, sehingga dapat ditentukan tindakan-tindakan spesifik yang harus diambil untuk mencapai tujuan dan target tersebut.
Tujuan utama dari perencanaan indikatif adalah memastikan bahwa setiap tindakan dan keputusan yang diambil didasarkan pada analisis yang cermat dan terukur, serta diarahkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, perencanaan indikatif dapat membantu pemerintah dan organisasi publik dalam mengambil keputusan yang lebih rasional dan efektif.
Dalam perencanaan indikatif, langkah-langkah yang umumnya dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Menetapkan tujuan jangka panjang
Tujuan jangka panjang dijadikan acuan dalam perencanaan indikatif, sehingga setiap tindakan dan keputusan yang diambil harus selalu mengacu pada tujuan tersebut.
2. Melakukan analisis kebutuhan
Analisis kebutuhan dilakukan untuk menentukan sumber daya dan kendala yang ada, serta memperkirakan kebutuhan sumber daya yang diperlukan untuk mencapai tujuan jangka panjang yang telah ditetapkan.
3. Menentukan strategi
Strategi yang tepat harus dipilih untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Strategi tersebut dapat berupa strategi pemasaran, strategi pengembangan produk, atau strategi lainnya yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.
4. Menetapkan target spesifik
Target spesifik ditetapkan untuk setiap langkah tindakan yang harus diambil untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Target tersebut harus spesifik, terukur, dan dapat dicapai.
5. Mengembangkan rencana tindakan
Rencana tindakan yang terperinci harus dikembangkan untuk setiap target spesifik yang telah ditetapkan. Rencana tindakan harus mencakup langkah-langkah yang harus diambil, sumber daya yang dibutuhkan, waktu yang dibutuhkan, dan metode evaluasi untuk mengevaluasi pencapaian target tersebut.
6. Mengimplementasikan rencana tindakan
Setelah rencana tindakan telah dikembangkan, implementasi rencana tindakan dilakukan dengan melibatkan berbagai stakeholder dan pihak terkait untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
7. Melakukan evaluasi dan penilaian
Setelah implementasi rencana tindakan dilakukan, evaluasi dan penilaian dilakukan untuk mengevaluasi pencapaian target yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai acuan dalam penyusunan perencanaan indikatif berikutnya.
perencanaan indikatif adalah sebuah metode perencanaan yang digunakan dalam pengembangan program dan kebijakan publik. Dalam perencanaan indikatif, tujuan dan target jangka panjang ditet
Selasa, 15 Agustus 2023
Apa Itu Perencanaan Indikatif
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Arsip Blog
-
▼
2023
(2220)
-
▼
Agustus
(744)
- Apa Yang Dimaksud Terpentin
- Apa Yang Dimaksud Termonuklir
- Apa Yang Dimaksud Teratogenik
- Apa Yang Dimaksud Supervisi
- Apa Yang Dimaksud Sudut Tumpul
- Apa Yang Dimaksud Sosialita
- Apa Yang Dimaksud Sirkumsisi
- Apa Yang Dimaksud Sinektika
- Apa Yang Dimaksud Semenjana
- Apa Yang Dimaksud Sembahyang
- Apa Yang Dimaksud Rotasinya
- Apa Yang Dimaksud Renaisans
- Apa Yang Dimaksud Puasa Kafarat
- Apa Yang Dimaksud Proletarisasi
- Apa Yang Dimaksud Prinsipil
- Apa Yang Dimaksud Prasarana
- Apa Yang Dimaksud Pertahankan
- Apa Yang Dimaksud Periodontal
- Apa Yang Dimaksud Perihelion
- Apa Yang Dimaksud Penyosohan
- Apa Yang Dimaksud Penunjaman
- Apa Yang Dimaksud Pengintai
- Apa Yang Dimaksud Penggalan
- Apa Yang Dimaksud Pengepakan
- Apa Yang Dimaksud Pengentasan
- Apa Yang Dimaksud Pengarahan
- Apa Yang Dimaksud Penanjakan
- Apa Yang Dimaksud Pemugaran
- Apa Yang Dimaksud Pemrograman
- Apa Yang Dimaksud Pembulatan
- Apa Yang Dimaksud Pecundang
- Apa Yang Dimaksud Pascasarjana
- Apa Yang Dimaksud Pancawarna
- Apa Yang Dimaksud Pancasona
- Apa Yang Dimaksud Orang-Orangan
- Apa Yang Dimaksud Ogah-Ogahan
- Apa Yang Dimaksud Nyeselkan
- Apa Yang Dimaksud Nonpolitik
- Apa Yang Dimaksud Neofeodalisme
- Apa Yang Dimaksud Nefrolitiasis
- Apa Yang Dimaksud Nasionalisasi De Javasche Bank
- Apa Yang Dimaksud Mukositis
- Apa Yang Dimaksud Mineralisasi
- Apa Yang Dimaksud Miksedema
- Apa Yang Dimaksud Merajalela
- Apa Yang Dimaksud Menyuplai
- Apa Yang Dimaksud Menyelimuti
- Apa Yang Dimaksud Menodongkan
- Apa Yang Dimaksud Menobatkan
- Apa Yang Dimaksud Menjajaki
- Apa Yang Dimaksud Mengerang
- Apa Yang Dimaksud Mengental
- Apa Yang Dimaksud Mengebiri
- Apa Yang Dimaksud Menganulir
- Apa Yang Dimaksud Menengadah
- Apa Yang Dimaksud Mendribel
- Apa Yang Dimaksud Mendalilkan
- Apa Yang Dimaksud Mencurahkan
- Apa Yang Dimaksud Memuakkan
- Apa Yang Dimaksud Memfilter
- Apa Yang Dimaksud Melontarkan
- Apa Yang Dimaksud Megapolitan
- Apa Yang Dimaksud Maturitas
- Apa Yang Dimaksud Mandat
- Apa Yang Dimaksud Malabsorbsi
- Apa Yang Dimaksud Loyalitas
- Apa Yang Dimaksud Longtorso
- Apa Yang Dimaksud Kronologis
- Apa Yang Dimaksud Konstatasi
- Apa Yang Dimaksud Konservatif
- Apa Yang Dimaksud Konosemen
- Apa Yang Dimaksud Konfederasi
- Apa Yang Dimaksud Kompanyon
- Apa Yang Dimaksud Komersial
- Apa Yang Dimaksud Kolinergik
- Apa Yang Dimaksud Ketepatan
- Apa Yang Dimaksud Kesultanan
- Apa Yang Dimaksud Kesepahaman
- Apa Yang Dimaksud Keruwetan
- Apa Yang Dimaksud Keretakan
- Apa Yang Dimaksud Kenistaan
- Apa Yang Dimaksud Kelap-Kelip
- Apa Yang Dimaksud Kekaryaan
- Apa Yang Dimaksud Keandalan
- Apa Yang Dimaksud Kaum Dahriah
- Apa Yang Dimaksud Kata Plosif
- Apa Yang Dimaksud Intoksikasi
- Apa Yang Dimaksud Interupsi
- Apa Yang Dimaksud Interdiksi
- Apa Yang Dimaksud Inkarnasi
- Apa Yang Dimaksud Impotensi
- Apa Yang Dimaksud Importasi
- Apa Yang Dimaksud Idpel Listrik
- Apa Yang Dimaksud Ibid Dalam Catatan Kaki Pada Sua...
- Apa Yang Dimaksud Hysteresis
- Apa Yang Dimaksud Humifikasi
- Apa Yang Dimaksud Humidifikasi
- Apa Yang Dimaksud Histokimia
- Apa Yang Dimaksud Hipoglikemia
- Apa Yang Dimaksud Hipermetropia
-
▼
Agustus
(744)