Jumat, 11 Agustus 2023

Apa Itu Afiks Dan Contohnya

Afiks adalah bagian dari kata yang ditambahkan pada awal atau akhir suatu kata untuk mengubah makna atau bentuk kata tersebut. Afiks dapat berupa awalan (prefix), akhiran (suffix), atau kedua-duanya (infiks). Dalam bahasa Inggris, afiks sering digunakan untuk membentuk kata-kata baru.

Contoh afiks dalam bahasa Inggris adalah sebagai berikut:

1. Awalan (prefix)
Awalan adalah afiks yang ditambahkan pada awal suatu kata untuk mengubah makna atau bentuk kata tersebut. Contohnya adalah:

– Un- : digunakan untuk memberikan makna ‘tidak’ atau ‘berlawanan’. Contoh: unhappy (tidak bahagia), unkind (tidak ramah).
– Dis- : digunakan untuk memberikan makna ‘tidak’ atau ‘berlawanan’. Contoh: dislike (tidak suka), disconnect (terputus).
– Re- : digunakan untuk memberikan makna ‘kembali’ atau ‘mengulang’. Contoh: rewrite (menulis ulang), repay (membayar kembali).

2. Akhiran (suffix)
Akhiran adalah afiks yang ditambahkan pada akhir suatu kata untuk mengubah makna atau bentuk kata tersebut. Contohnya adalah:

– -ful : digunakan untuk memberikan makna ‘penuh dengan’. Contoh: beautiful (indah), careful (hati-hati).
– -able : digunakan untuk memberikan makna ‘dapat’. Contoh: enjoyable (menyenangkan), comfortable (nyaman).
– -ness : digunakan untuk membentuk kata benda dari kata sifat. Contoh: happiness (kebahagiaan), kindness (kebaikan).

3. Infiks
Infiks adalah afiks yang ditambahkan pada tengah suatu kata untuk mengubah makna atau bentuk kata tersebut. Infiks sangat jarang digunakan dalam bahasa Inggris.

Contoh infiks dalam bahasa Inggris adalah:

– -im- : digunakan untuk memberikan makna ‘palsu’ atau ‘tidak benar’. Contoh: infrequent (tidak sering), impossible (tidak mungkin).

Penggunaan afiks dalam bahasa Inggris sangat penting untuk memperluas kosakata dan memahami arti kata-kata baru. Dalam penggunaannya, diperlukan pemahaman yang baik tentang makna dan bentuk kata dasar serta cara menambahkan afiks pada kata tersebut.